Dulu, semasa kecil, rumah bagi saya ibarat surga. Segala macam kebaikan selalu menyertai. Rumah adalah tempat dimana segala letih hilang begitu saja. Kekesalan dan kemarahan sirna. Dalam benak saya, rumah itu teduh, sejuk, ada banyak pohon di halaman yang luas. Berlari kesana kemari dengan asyiknya, bisa bersepeda sepuasnya, dan bermain petak umpet tanpa ada satu teman pun yang bisa menemukan.

luxury_house2Ya .. sejak kecil, saya beserta orangtua tinggal di rumah nenek. Sekitar 25 tahun, saya menjadi salah satu penghuni dari rumah peninggalan Belanda yang berada di kawasan yang asri. Pohon-pohon flamboyan besar memayungi rumah membuatnya sejuk dan teduh. Tanpa pagar. Yang ada hanya pohon bambu sebagai pembatas antar rumah. Halamannya begitu luas. Merah daun flamboyan kerap menutupi hijau rumput di halaman. Bau daun cemara begitu segar dan bersih. Keperkasaan pohon bungur membuatnya makin terlindungi. Di belakang rumah yang memiliki tujuh kamar itu, saya bisa memetik sepuasnya buah rambutan, mangga, pisang, bahkan buah nangka dan kelapa muda. Sayang tak ada buah durian.

Kenangan itu masih membekas. Namun, situasi di rumah itu sudah tidak sama seperti dulu. Seiring perkembangan jaman, beberapa pohon sudah ditebang. Nangka dan kelapa muda sudah tak lagi menemani. Pun begitu buah mangga. Yang ada hanya rambutan, itu pun sepertinya sudah loyo. Tak ada lagi bunga flamboyan yang jatuh berguguran juga aroma daun cemara hutan. Beberapa bagian tergantikan dengan bunga dalam pot. Besi dan beton kini hadir menjadi pembatas antar rumah. Jalan di depan rumah tak lagi mulus karena kerap berlobang dilalui truk dan fuso.

rumah nenek dilihat pake google earth !

rumah nenek dilihat pake google earth !

Saya betul-betul merindukan rumah yang seperti itu. Dengan halaman yang luas dan pohon-pohon teduh membuatnya seperti surga dunia. Dan saya berjanji, suatu saat nanti akan mengembalikan kembali kenangan itu menjadi sebuah kenyataan bahkan lebih dari itu. Biar anak dan cucu saya bisa juga merasakan apa yang dulu dirasakan oleh orangtuanya !

——
tulisan ini dibuat untuk mengikuti blog competition.