victor's weblog

victor's weblog

this is who I am
  • Home
  • About
  • general
Follow borsalino on Twitter


Lirik Lagu D’Masiv – Jangan Menyerah

Jul.23, 2009 in umum beri komentar

Tak ada manusia
Yang terlahir sempurna
Jangan kau sesali
Segala yang telah terjadi

Kita pasti pernah
Dapatkan cobaan yang berat
Seakan hidup ini
Tak ada artinya lagi

Reff 1:

Syukuri apa yang ada
Hidup adalah anugerah
Tetap jalani hidup ini
Melakukan yang terbaik

Tak ada manusia
Yang terlahir sempurna
Jangan kau sesali
Segala yang telah terjadi

Back to Reff 1

Reff 2:

Tuhan pasti kan menunjukkan
Kebesaran dan kuasanya
Bagi hambanya yang sabar
Dan tak kenal Putus asa

——
catatan:
terlepas dari berbagai isu miring soal tuduhan plagiat, namun lirik lagu ini memiliki makna buat saya.

Tags: D'masiv, hiburan, Jangan Menyerah, lagu, lirik, mp3

Netbook Sony Vaio W

Jul.08, 2009 in mobile & internet 6 komentar

vaio

Netbook keluaran Sony kini tak lagi mahal. Untuk seri terbaru ini Sony mengeluarkan tipe Vaio W-series yang dibandrol dengan harga sekitar Rp. 5 jutaan saja. Tak mahal bukan ? Namun, netbook berukuran 10,1 inci  ini baru akan menyambangi Indonesia sekitar bulan Agustus 2009 ini. Tipe yang sebelumnya sudah wara wiri di sini adalah Netbook Sony Vaio P-series.

Netbook Sony Vaio W sudah dibekali dengan prosesor Intel Atom N280 1,6 GHz. Dengan dukungan memori RAM 1 GB dan hardisk 160 GB membuat OS Genuine Windows XP Home yang sudah dibenamkan di netbook beresolusi 1366 x 768 ini makin lega dan bertenaga. Tak hanya itu, netbook ini juga sudah dilengkapi Bluetooth, WiFi, VGA out, 2 USB port, ethernet, webcam, dan Memory Stick/SD reader.

Tags: netbook, Sony, Sony Vaio W

Rumahku Surgaku …

Jul.07, 2009 in umum 22 komentar

Dulu, semasa kecil, rumah bagi saya ibarat surga. Segala macam kebaikan selalu menyertai. Rumah adalah tempat dimana segala letih hilang begitu saja. Kekesalan dan kemarahan sirna. Dalam benak saya, rumah itu teduh, sejuk, ada banyak pohon di halaman yang luas. Berlari kesana kemari dengan asyiknya, bisa bersepeda sepuasnya, dan bermain petak umpet tanpa ada satu teman pun yang bisa menemukan.

luxury_house2Ya .. sejak kecil, saya beserta orangtua tinggal di rumah nenek. Sekitar 25 tahun, saya menjadi salah satu penghuni dari rumah peninggalan Belanda yang berada di kawasan yang asri. Pohon-pohon flamboyan besar memayungi rumah membuatnya sejuk dan teduh. Tanpa pagar. Yang ada hanya pohon bambu sebagai pembatas antar rumah. Halamannya begitu luas. Merah daun flamboyan kerap menutupi hijau rumput di halaman. Bau daun cemara begitu segar dan bersih. Keperkasaan pohon bungur membuatnya makin terlindungi. Di belakang rumah yang memiliki tujuh kamar itu, saya bisa memetik sepuasnya buah rambutan, mangga, pisang, bahkan buah nangka dan kelapa muda. Sayang tak ada buah durian.

Kenangan itu masih membekas. Namun, situasi di rumah itu sudah tidak sama seperti dulu. Seiring perkembangan jaman, beberapa pohon sudah ditebang. Nangka dan kelapa muda sudah tak lagi menemani. Pun begitu buah mangga. Yang ada hanya rambutan, itu pun sepertinya sudah loyo. Tak ada lagi bunga flamboyan yang jatuh berguguran juga aroma daun cemara hutan. Beberapa bagian tergantikan dengan bunga dalam pot. Besi dan beton kini hadir menjadi pembatas antar rumah. Jalan di depan rumah tak lagi mulus karena kerap berlobang dilalui truk dan fuso.

rumah nenek dilihat pake google earth !

rumah nenek dilihat pake google earth !

Saya betul-betul merindukan rumah yang seperti itu. Dengan halaman yang luas dan pohon-pohon teduh membuatnya seperti surga dunia. Dan saya berjanji, suatu saat nanti akan mengembalikan kembali kenangan itu menjadi sebuah kenyataan bahkan lebih dari itu. Biar anak dan cucu saya bisa juga merasakan apa yang dulu dirasakan oleh orangtuanya !

——
tulisan ini dibuat untuk mengikuti blog competition.

Tags: blog competition, rumah, rumahku impianku

Prosedur Pindah Sekolah

Jun.29, 2009 in umum 17 komentar

Nomor Induk Siswa NasionalTerus terang, saya benar-benar bingung mengenai mekanisme mengurus perpindahan sekolah dari satu sekolah dasar ke sekolah dasar lainnya di wilayah Kota Palembang. Bila prosedurnya jelas, tentu akan mempersingkat waktu dan bisa mengerjakan urusan lain. Jadi tidak bolak-balik ke sana kemari hanya untuk satu perkara.

Saya juga tidak tahu mengapa mekanisme yang seharusnya sudah baku itu membuat saya selaku orang tua murid dan juga masyarakat lain yang juga mengalami kejadian ini menjadi seperti di pingpong ke sana kemari. Seharusnya, Dinas Pendidikan atau instansi yang berwenang mengurusi hal tersebut memberikan acuan atau aturan yang jelas ke setiap sekolah dasar dan itu diinformasikan kepada orang tua murid. Bila aturannya sudah lengkap dan jelas, tentu operator yang melaksanakannya juga diharapkan mengikuti prosedur yang berlaku.

Jadi ceritanya begini. Bagas, anak saya yang paling tua hendak pindah sekolah dari SD IBA ke SD Pusri. Untuk itu saya pergi ke SD Pusri terlebih dahulu untuk memastikan apakah masih ada tempat dan sekaligus menanyakan persyaratan apa saja yang harus saya siapkan supaya bisa diterima di sekolah tersebut. Lalu, saya diminta membayar sejumlah uang administrasi juga membawa raport, surat pindah, NISN (Nomor Induk Siswa nasional), validasi (dari instansi terkait), dan akte kelahiran.

Sewaktu saya menanyakan apakah ada persyaratan lain yang harus saya lengkapi atau ada prosedur lain yang harus saya lalui, pihak SD Pusri menyatakan bahwa semua sudah cukup. Artinya, bila saya telah membayar uang pendaftaran serta membawa sejumlah berkas yang diminta, maka Bagas dipastikan akan bisa bersekolah di SD Pusri. Selanjutnya, saya menuju ke SD IBA untuk melengkapi sejumlah berkas yang diminta. Nah … persoalan dimulai ketika saya tiba di Dinas Pendidikan Kota Palembang. Ketika menyerahkan berkas dari SD IBA untuk divalidasi, pihak Dinas Pendidikan Kota Palembang mengatakan bahwa saya harus membawa SURAT REKOMENDASI dari SD yang dituju. Wah … !!!

Pertanyaan yang sama juga terjadi pada sejumlah orang tua murid yang saat itu juga mengurus perpindahan sekolah anak-anak mereka. Umumnya, para orang tua murid tidak mengetahui bila diharuskan membawa SURAT REKOMENDASI dari sekolah yang dituju. Padahal, mereka sudah dari sekolah yang dituju dan bahkan sudah membayar uang pendaftaran di sekolah tersebut. Itu artinya anak mereka sudah diterima dan hanya membutuhkan VALIDASI dari instansi terkait.

Nah … hal inilah yang membuat saya bingung. Saya tidak tahu dimana letak kesalahannya namun yang pasti ada yang belum profesional di sini. Bila aturan itu sudah baku, menurut logika saya tentu pihak yang mengeluarkan aturan tersebut sudah mensosialisasikannya dan memberikan edaran kepada setiap sekolah dimaksud. Artinya, bila ada orang tua murid yang menanyakan bagaimana persyaratan pindah sekolah, maka pihak sekolah yang dituju langsung memberikan SURAT REKOMENDASI dimaksud.

Ooo iya, sebetulnya sudah ada prosedur resmi untuk pindah sekolah atau mutasi siswa. Namun entah mengapa belum berjalan sebagaimana mestinya sesuai dengan aturan yang berlaku. Informasi resmi mutasi siswa bisa diakses di halaman ini. Saya tidak bermaksud mengatakan bahwa Dinas Pendidikan Kota Palembang tidak profesional. Namun saya melihat ada standar operasi yang belum dijalankan sebagaimana mestinya. Tulisan ini dibuat supaya orang tua murid yang juga hendak mengurus perpindahan sekolah anaknya tidak mengalami hal yang sama seperti apa yang sudah saya alami. Bila sudah begini, itu artinya saya harus menyediakan waktu satu hari lagi untuk mengurus hal ini. Dan itu artinya saya harus melakukan penjadwalan ulang aktivitas saya ke depan.

Tags: Dinas Pendidikan Kota Palembang, mekanisme, pindah sekolah, prosedur, SD IBA, SD Pusri, sekolah dasar

Sriwijaya FC Pertahankan Gelar Copa Indonesia

Jun.29, 2009 in umum beri komentar

copadjisamsoe-isiSriwijaya FC berhasil mempertahankan gelar juara Copa Indonesia 2009. Di partai final yang berlangsung di Stadion Gelora Sriwijaya Jakabaring, SFC Palembang berhasil membungkam Persipura melalui gol yang dibuat oleh Obiora di menit 51 melalui sundulan kepalanya.

Namun sayang, kemenangan Sriwijaya FC kali ini tidak berjalan mulus. Kesebelasan yang dijuluki Mutiara Hitam ini melakukan walk-out setelah sebelumnya terjadi kemelut di dalam area kotak pinalti. Ian Kabes, pemain Persipura “dijatuhkan” Ferry Rotinsulu yang berusaha menyelamatkan gawangnya. Bola liar yang dilesakkan oleh pemain Persipura lainnya diduga mengenai tangan salah seorang pemain belakang Sriwijaya FC.

Ternyata, wasit Purwanto yang memimpin pertandingan tersebut punya pandangan berbeda. Apa yang dilakukan oleh Ferry Rutinsulu tidak dianggap sebagai pelanggaran. Baik wasit Purwanto maupun hakim garis punya kesamaan penilaian. Tentu saja, keputusan wasit Purwanto dianggap Persipura sebagai tindakan berat sebelah yang menguntungkan tuan rumah. Alhasil, pemain Persipura memilih untuk meninggalkan lapangan. Nurdin Halid —Ketua Umum PSSI— bahkan turun tangan langsung untuk “mendamaikan” persoalam tersebut. Namun pemain Persipura bersikeras untuk tetap tidak melanjutkan permainan. Meski sudah menunggu satu jam lebih, pemain Persipura tetap tak bergeming. Mereka menolak untuk melanjutkan permainan. Akhirnya pertandingan resmi dihentikan dan Sriwijaya FC kembali berhasil mempertahankan gelar juara Copa Indonesia.

Tags: Copa Indonesia, Persipura, Sriwijaya FC
« Halaman Sebelumnya
Halaman Selanjutnya »

free counters

  • Tulisan Terbaru

    • UnitLink = Asuransi + Investasi
    • Akses Internet Anti Lelet itu bisa jadi tidak akan pernah ada di sini !
    • saya dan KFM
    • blog tidur …
    • Hadiah Modem dari AXIS
    • Smart Hebat Hemat
    • Free Backlinks
    • Apa Itu Paypal
  • Komentar Terbaru

    • Julizard on Heroes Season 3
    • indun on Prosedur Pindah Sekolah
    • masykur on Menjajal Kecepatan Akses Internet EVDO Smart Telecom
    • kausar on Menjajal Kecepatan Akses Internet EVDO Smart Telecom
    • dewa on Prosedur Pindah Sekolah
    • Asop on Akses Internet Anti Lelet itu bisa jadi tidak akan pernah ada di sini !
    • Riris Faustina Simbolon on AXIS, Sahabat yang Baik ?
  • Arsip

    • October 2011 (1)
    • September 2011 (1)
    • June 2011 (1)
    • February 2011 (1)
    • February 2010 (4)
    • January 2010 (3)
    • December 2009 (1)
    • November 2009 (2)
    • August 2009 (1)
    • July 2009 (3)
    • June 2009 (8)
    • May 2009 (3)
    • April 2009 (3)
    • March 2009 (4)
    • February 2009 (5)
    • January 2009 (8)
    • December 2008 (10)
    • November 2008 (1)
  • victor's weblog

    online tests
    Display Pagerank
    Speakeasy Speed Test

    IP

    Komunitas Blogger WongKito

  • Kategori

    • mobile & internet (23)
    • online marketing (3)
    • review (3)
    • umum (33)
  • BlogDetik

    • Kaka
    • Kang ATM
    • Lies Surya
  • BloGGers

    • Chika Nadya
    • Enda Nasution
    • Fatih Syuhud
    • Priyadi
  • Wongkito

    • Aditya Wirawan
    • Alamsyah Rasyid
    • Andi B Saleh
    • Ardiansyah
    • Ardy Hidayat
    • Arfi Binsted
    • Bondan Kartiko Kurniawan
    • Cherry Lembek
    • Dedy Irwanto
    • Janatul Firdaus
    • Nike F Andaru
borsalino - View my recent photos on Flickriver

© 2007-2010 victor's weblog - UpikAbu Theme

Full RSS - Comments RSS