Masih ingat “Men Sana in Corpore Sano” ? Ya … kurang lebih artinya adalah di dalam tubuh yang sehat terdata jiwa yang sehat. A Healthy Mind in a Healthy Body. Cuma, saat ini agak susah menemukan kedua hal tersebut. Secara fisik tubuhnya bisa jadi terlihat sehat, namun jiwanya sakit. Ada yg punya pikiran waras, namun terdapat kekurangan pada fisiknya. Yang saya gak habis pikir, sesama aparat penegak hukum dan punya kekuatan lebih malah memunculkan kesan saling baku hantam. Atau bisa jadi jiwa mereka yg kurang sehat kali ya … ? aaaa … gak taulah … itu kan cuma kesan di mata saya. Bisa jadi benar. Bisa juga salah.

Kembali ke tubuh yang sehat. Baik pria maupun wanita, sama-sama punya pikiran bahwa perut gendut itu sungguh tak nyaman dilihat. Selain itu, melakukan aktivitas pun terasa terbebani. Minimal, menyimpulkan tali sepatu sudah tidak semudah dulu. Hahahahahhaa … Penuh pengorbanan. Nah, cara yang paling mudah untuk menjaga kebugaran tubuh adalah dengan berolahraga. Sesibuk apapun aktivitas anda, mulailah menyegerakan diri untuk berolah raga. Tak perlu yang ribet dan menghabiskan biaya banyak. Lari pagi, adalah salah satu olahraga murah meriah yang nyata-nyata mampu menjaga kebugaran tubuh dan perut tetap langsing. Gak percaya ? Coba aja dech lari pelan dg kecepatan 6-8 km/jam mengitari Kambang Iwak selam kurang lebih 30 menit. Dijamin dah !

Soal lari pagi, tentu membutuhkan sepatu khusus. Jangan salah pilih running shoes. Bisa-bisa otot kaki jadi cedera. Kalo dah gitu, bisa gawat cuma gara-gara salah pilih shoes. Tak banyak yang tahu soal trail shoes. Dalam memilih sepatu perhatikan bahan yg digunakan, sol, serta jahitan. Terkadang, model sepatu juga menentukan kenyamanan dalam memakai sepatu. Sneakers adalah salah satu tipe sepatu yg bisa dipakai buat berlari. Untuk bersepeda, lain lagi sepatunya. Bike shoes juga punya beragam model. Nah, apappun pilihan sepatu anda, segeralah berolah raga.