Berikan kami internet murah bukan murahan !
Wahai para pemilik internet service provider (ISP) dan provider selular yang menyediakan fasilitas internet broadband baik itu via GPRS, 3G, 3.5G atau apalah namanya, berikan kami internet murah namun bukan murahan.
Internet, buat saya merupakan keharusan. Namun karena harga koneksi di sini masih mahal, keharusan itu menjadi bias. Untuk memiliki koneksi broadband unlimited dengan kecepatan lumayan milik telkom, paling tidak harus merogoh kocek tak kurang dari 800.000 per bulan. Wah … UMP sebulan tuch .. !!
Saya pernah menggunakan layanan internet unlimited dari quasar. Harganya “cuma” Rp. 330.000 sebulan. Murah ? Yap … lebih murah dari punya telkom. Kelebihan lainnya, saya bisa maen internet dimana pun dan kapan pun di seluruh nusantara selagi ada di jaringan XL. Senang ? OOo tidak … ! Sangat melelahkan dan mengesalkan. Dalam satu bulan itu, paling cuma 1-2 hari dalam seminggu yang lancar. Itu pun tidak 24 jam. Ada jam2 tertentu. Di jam laen jangan harap bisa berpuas diri menggunakan internet. Butuh kesabaran yang sangat luar biasa.
Akhirnya hati ini kepincut sama StarOne yang menawarkan solusi internet murah. Bila dikatakan sangat murah tentu saja tidak. Dengan Rp 75/menit, biaya segitu masih terbilang mahal. Bila rata2 menggunakan layanan internet 2 jam sehari dan dilakukan selama sebulan, biaya yang dikeluarkan hampir mencapai Rp. 300.000. Tetap saja masih mahal. Namun kelebihannya, koneksinya stabil. Jarang putus meski tak begitu cepat. Lumayan daripada harus ke warnet. Kekurangan lainnya, tak semua kota di nusantara ini termasuk dalam cakupan layanan StarOne. Cilegon, salah satu kota yang sering saya kunjungi tak ada akses StarOne.
Enam bulan bertahan dengan StarOne, seorang teman menawarkan untuk berlangganan Telkomsel FLASH. Menurutnya harga yang ditawarkan Telkomsel FLASH untuk mengakses internet terhitunhg murah. Dengan hanya mengeluarkan rupiah sebesar 125.000 per bulan dah dapet koneksi internet unlimited. Wow … !!
Saat itu saya tak langsung mendaftar. Saya biarkan si teman menggunakan layanan tersebut terlebiih dahulu. Dan benar… belum satu bulan, mulutnya tak berhenti berteriak … alaaammmaaaakkkkk … !!! Berkaca dari pengalaman layanan unlimited milik quasar, saya tak mudah percaya. Dan ternyata dugaan saya benar. Kecepatan aksesnya betul2 tercekik. Itu pun setelah berjibaku untuk mendapatkan sambungan ke server. Yang banyak terjadi, untuk bisa mulus melakukan dial up bisa dihitung dengan jari. Bahkan saya pernah mencoba 8 kartu Telkomsel FLASH dengan berbagai variannya pada 4 modem berbeda. Dan semuanya sama … bandwidth sekarat … !!!
Saat ini, saya menggunakan Broom Unlimited dari IM2. Masih “berkebangsaan” Indosat. Bagusnya, IM2 memang diperuntukkan buat layanan data. Setelah dua bulan menggunakan Broom Unlimited, kecepatan yang diperoleh cukup stabil. Namun, adakalanya saya dibuat kesal. Itu terjadi saat saya gak bisa dial sama sekali. Selalu saja redial… Setelah dilaporkan ke pihak IM2 dikatakan bahwa user saya “nyangkut” … Saya gak ngerti dengan istilah ini. Bahkan sebelumnya dikatakan user saya belum terdaftar … Bhuahahahahaaa .. koq bisa …?
Namun, saya angkat topi dengan layanan pelanggan dari pihak IM2. Meski telah mendengar keluhan saya yang bertubi-tubi tanpa ampun, mereka tetap memberikan solusi terbaik buat saya. Salute. Masalah teratasi. Account saya di-refresh dan semua kembali berjalan normal. Saya bisa berinternet ria dan mendapatkan kualitas seperti yang dijanjikan dalam leaflet dan brosur.
Tapi … setelah imbauan di situs ini, hati saya berdebar-debar. Emasasi … !!! Koq saya sebagai konsumen dibatasi mesti jam berapa harus melakukan koneksi internet. Kan suka2 saya mo pake internet kapanpun dan dimanapun. Namanya juga UNLIMITED. Bila dibatasi begitu rupa, sudah bukan UNLIMITED lagi donk …. SEMPROOUUULLLL …
Buat yang bikin pernyataan seperti itu, please deh … berikan kami internet murah namun bukan murahan. Kalo memang belum sanggup menyediakan internet murah ya jangan jualan. Atau kalo memang mo jualan, batasi saja penjualan tersebut kepada konsumen terbatas. Artinya, kesiapan jaringan yang anda miliki sudah diperhitungkan dengan jumlah konsumen yang MOBILE… !!!
Logikanya begini, bila satu NODE hanya sanggup “mengurus” x client, maka berikan spare untuk “lonjakan” traffic pada saat ada yang MOBILE dan memasuki kawasan NODE tersebut. Kalo merasa SULIT … nah … itu kendala anda … !!!





March 5th, 2009 at 16:01
hihihi kalao ada yang gnasih gratis pastis aya mau wakakak
March 8th, 2009 at 14:14
Hai. Aku dah mampir nih. Saat ini aku sih masih pake speedy, rencana mau ganti yang lain, tapi baca postingan ini, jadi bingung, gak ada yang mendingan dong… Main yuk ke blogku!
March 8th, 2009 at 23:34
espokat nian kak! ngapo justru kalo malem im2 lambat yo kak, yg kk cak mano? malah nyubo siang, cepet, tapi kadang siang lambat jugo. intinyoooo.. dak stabil
tapi jadilah, yg penting biso internetan, bener cak ji kk tuh, daripada ke warnet ?
March 9th, 2009 at 09:57
@bikpici
nah … dak tentu dek …
sepertinya mereka masih mengatur performa jaringan. pasalnya, secara resmi jalur 3G atau 3.5G milik indosat kan belum secara resmi di-launching di wilayah palembang. sebab itu, aku pikir, masih wajar bila koneksi belum stabil.
March 19th, 2009 at 18:12
punya banyak uang = punya banyak bandwith…
May 13th, 2009 at 23:28
pake chip internet telkomsel unlimited aja,1 bulan hanya 200 ribu.
aku udah lama pake,di jaringan 3G/HSDPA bisa speed download bisa 200 – 250 KBps, di jaringan GPRS 25 – 50 KBps
February 11th, 2010 at 01:03
[...] saya saat ini, Smart bisa memberikan solusi internet murah yang tidak murahan. Akses internet yang ditawarkan oleh Smart Telecom bisa menjadi salah satu alternatif bila anda [...]