Archive for February, 2012

Mengenal Foto Macro

Wednesday, February 15th, 2012

salah satu kategori fotografi yang saya suka adalah macro photography yaitu teknik fotografi dengan jarak sangat dekat untuk mendapatkan detail yang tinggi. dibutuhkan kesabaran dan ketenangan bathin –eeaaaa– untuk mendapatkan hasil foto yang menarik. jangan coba-coba memotret macro saat ‘bad mood’. dijamin dah… hasil fotonya akan amburadul. foto yang diinginan gak diperoleh, takut-takutnya peralatan fotografi yang disalahkan. hehehehhehee …

tak perlu kamera dan lensa mahal untuk mendapatkan hasil foto macro yang bagus. namun, punya lensa khusus macro merupakan nilai tambah. saat ini, untuk memotret macro saya menggunakan kamera Sony Alpha 330 yang dibeli Maret  2010. lensanya pun standar standar saja yaitu lensa kit 18-55mm. untuk mendapatkan hasil optimal karena menggunakan peralatan standar, saya tambahkan filter closeup +8 yg dibeli seharga 100rb-an. untuk hasil yg agak bagusan dikit, bolehlah menggunakan filter Raynox DCR-250 yg bisa ditebus dengan harga di kisaran 1jt an.

sedikit tips dan trick untuk mendapatkan hasil yang bagus, cobalah hunting macro pada pagi hari sekitar pukul 06.00 – 08.00. di waktu itu, serangga atau binatang kecil yg umumnya menjadi objek foto sedang malas bergerak. ini akan memudahkan kita untuk menjepret aktivitas mereka. di luar waktu itu, seranga sudah mulai aktif. bila ngotot menjepret mereka juga, please … banyak2 bersabar yaa …

ini ada beberapa foto sederhana hasil hunting macro menggunakan peralatan standar di kawasan semak-semak depan Dekranasda Jakabaring – Palembang. belum sanggup buat beli lensa macro beneran.

semoga berkenan ya.

ternyata, beli ayam goreng tidak bisa sesukanya !

Saturday, February 11th, 2012


saya baru tahu ternyata saat ini untuk membeli ayam goreng di Kentucky Fried Chicken (KFC) tidak bisa sesukanya. bila anda hendak memesan 2 potong dada ayam goreng, siap-siap kecewa. sebagai penjual, KFC memutuskan hanya bisa memesan 1 potong dada ayam dan 1 potong lainnya harus berbeda bisa potongan sayap atau potongan paha. tidak suka dengan keputusan itu, ya jangan beli ayam goreng di KFC. silahkan cari saja penjual ayam goreng lain.

nah, ceritanya begini. jumat (10/02), Noreen –si cantik yang baru duduk di bangku TK B– merasa begitu lapar sepulangnya dari sekolah. ingin mencari variasi makanan namun bisa cepat dihidangkan, diputuskanlah untuk singgah ke KFC – LIA di Jalan Jenderal Sudirman, Palembang.

dengan sigap, saya segera memesan 2 potong ayam goreng bagian dada, 2 nasi, dan 2 minuman. namun saya terkejut, si mba kasir mengatakan bila saya tidak bisa memesan 2 potong ayam goreng bagian dada. saya hanya boleh memesan 1 potong dada ayam dan 1 lagi potongan apa saja selalin dada ayam.

karena enggan berdebat dan lagipula Noreen sudah begitu lapar, saya meminta saran kepada si mba kasir yang lantas ditawari menu paket berupa 2 nasi + 2 potong dada ayam + 2 fresh tea + bonus 2 paket goceng dan saya memilih 2 pc mocca float. harganya 60rb + ppn 6rb sehingga total yg dibayar 66rb. loh koq mahal ?

“ini menu paket pak, dapet gratis CD lagu. silahkan bapak pilih lagu mana yang bapak suka ..”

haallaaaah … pantesan mahal. ternyata di struk pembelanjaan, saya lihat paket ayam tersebut dihargai 30rb sedang CD lagu juga 30rb sehingga total 60rb dan yang harus dibayar sebanyak 66rb.

“mba, saya kan tidak pesen CD lagu. apakah saya bisa pesan paket ayamnya saja ?”

dan si mba tersenyum dan langsung menjawab “tidak bisa pak, itu sudah ketentuan !”

yyaaaa …
ternyata, beli ayam goreng tidak bisa sesukanya !