Gara-gara baru saja mendengar acara Blogger Community di Radio Trijaya FM Palembang soal web desain dengan narasumber Andi Saleh dan Jafis dari Komunitas Blogger Wongkito Palembang malah jadi blogwalking ke sejumlah web dan blog guna memperhatikan desain dan layout di blog mereka. Ujungnya malah mampir ke blog milik Radio Trijaya FM dan gak sengaja membaca postingan soal parkir yang rawan di area Kantor Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan Jalan Kapten A. Rivai.
Nah, bicara soal parkir memparkir, saya malah jadi pengen nanya. Mengapa saat ini parkir di kantor pemerintahan mesti bayar parkir ya ? Contohnya ya itu tadi bila parkir di sepanjang jalan Ade Irma Nasution. Saya gak tahu pasti sejak kapan pengguna kendaraan dikutip uang parkir di sepanjang jalan itu, namun kenyataannya sekarang parkir di sana gak gratis lagi alias bayar. Apakah Pemprov Sumsel sebegitu butuhnya sama duit masuk dari pos perparkiran di sepanjang jalan itu ya? emasasi …
Bila betul begitu … Ini juga bila betul ya … saya malah hendak menyampaikan sedikit saran dan usul. Mohon dipertimbangkan ya … ! Jadi begini, bila memang sangat butuh sejumlah dana untuk membiayai pembangunan di Sumsel terutama di Kota Palembang, mengapa tidak sekalian kutip saja duit parkir untuk semua pegawai pemerintahan yang memarkir kendaraanya di kantor masing-2 … semua tanpa terkecuali di seluruh dinas. Dan selain itu, tingkat kebocoran bisa diminimalisasi pasalnya Pemprov pasti punya data konkrit berapa jumlah pegawainya … tul gak ?
Ini buat ilustrasi:
Bila ada 10.000 pegawai di lingkungan Pemprov Sumsel dan masing2 dikutip uang parkir bulanan sebesar Rp 50.000 saja, maka akan diperoleh dana segar sebanyak Rp 500 juta. Kalo dihitung tahunan, potensi pemasukan dari pegawai Pemprov beserta Dinas bisa mencapai Rp 6 Milyar. Wow … keren ! Nah .. duit segitu kan lumayan … paling tidak bisa buat mengganti lampu jalan yg rusak, memperbaiki jalan yang berlobang, membuat gorong-gorong dan saluran air biar jalan2 gak banjir lagi, membuat taman kota, memperluas jaringan free hotspot biar blogger seperti saya bisa nge-blog terus serta program nyata lainnya yang terasa manfaatnya secara langsung buat masyarakat luas.
Keuntungan lainnya, pegawai pemprov yang dikutip uang parkir bulanan itu mendapat amal jariah yang sangat luar biasa. pasalnya, selagi dana itu diaplikasikan untuk pembangunan dan dinikmati oleh masyarakat dan mereka senang …whhooaaa … surga jaminannya … tul gak ?
OO iya … jangan terlalu berharap banyak dari usulan saya ini … namun … bila memang Pemprov Sumsel gak punya orang buat mengelola duit Rp 500 juta untuk usulan saya tersebut … saya siap koq mengamban amanah yang luar biasa ini .. heheheheeeeeeee …
———
note: masih terus berpikir … mo bikin apa ya dengan duit Rp 500 juta sebulan ? apa tiap bulan bikin saja acara bagi2 duit di tiap kecamatan. eeee … ada berapa sich jumlah kecamatan di Kota Palembang ini … ?